Rabu, 19 Maret 2025

Review Film Stranger Things (2016), Petualangan Menegangkan Era 80-an

Once upon a time in a small town of Hawkins, Indiana, 1983. 

Cerita dimulai ketika seorang anak bernama Will Byers menghilang secara misterius setelah pulang dari rumah temannya. Ibunya, Joyce Byers, yang putus asa mencari putranya, mulai mengalami kejadian aneh di rumah mereka, termasuk menerima telepon dari suara misterius yang diyakininya adalah Will. 

Kepala Polisi Hawkins, Jim Hopper, mulai menyelidiki kasus ini dan menemukan bukti bahwa ada sesuatu yang lebih besar yang sedang terjadi di Hawkins Lab, sebuah fasilitas penelitian pemerintah yang rahasia.

Di sisi lain, tiga sahabat Will yaitu Mike, Dustin, dan Lucas — juga melakukan pencarian sendiri. Dalam pencarian mereka, para remaja SMP Hawkins itu bertemu seorang gadis misterius berkepala plontos yang menyebut dirinya "Eleven" sesuai tanda angka 11 di lengannya. Eleven ternyata memiliki kekuatan telekinetik dan tampaknya ada hubungan juga dengan hilangnya Will. Dengan bantuan Eleven, kelompok ini menemukan bahwa Will telah tersesat di dimensi gelap bernama "The Upside Down." Dunia lain itu dihuni oleh makhluk berbahaya yang mengancam dunia nyata. 

Eleven

Seiring berjalannya waktu, rahasia besar mengenai Hawkins Lab mulai terungkap. Dr. Martin Brenner, ilmuwan yang bertanggung jawab atas eksperimen tersebut, menjadi tokoh antagonis yang berusaha merebut kembali Eleven karena perannya yang penting dalam percobaan mereka. Di tengah perjuangan ini, Mike dan teman-temannya berusaha melindungi Eleven sekaligus mencari cara untuk membawa Will kembali dari The Upside Down.

Friends don't lie. — Eleven

Apakah Will berhasil ditemukan dan dibawa kembali ke dunia nyata? Yang pasti, efek dari dunia gelap tersebut terus menghantui dan mengancam warga Hawkins. 

Ulasan

Stranger Things adalah serial yang memadukan elemen horor, misteri, dan drama keluarga. Serial ini tidak hanya menarik peminat film bergenre horor atau fiksi ilmiah seperti aku, tetapi juga untuk penonton yang suka kisah persahabatan atau drama remaja. 

Suasana era 80-an yang berhasil tergambarkan dengan baik di film ini, membawa penonton bernostalgia ke masa-masa dengan sepeda BMX, kaset radio, style pakaian, serta lagu-lagu zaman itu. 

Sebenarnya buatku tontonan ini tidak terlalu menyeramkan (karena bukan tentang iblis atau pembunuhan). Tapi mengikuti alur ceritanya, film Stranger Things cukup menegangkan dan bikin penasaran ingin menonton episode selanjutnya. Btw ini review untuk musim pertama aja ya, karena aku memang baru nonton Season 1 yang seluruhnya ada 8 episode. Totalnya ada 5 musim, dan Season 5 baru akan tayang 2025 ini. Cuss lah lanjut nonton :) 

Penampilan para aktor dalam Stranger Things menurutku jadi salah satu kekuatan serial Netflix ini. Millie Bobby Brown berakting keren sebagai Eleven, dengan ekspresi emosional yang kuat meskipun minim dialog. Winona Ryder berperan dengan sangat meyakinkan sebagai Joyce Byers, seorang ibu yang hampir putus asa serta penuh emosi yang mendalam. David Harbour sebagai Jim Hopper tampil dengan karisma kuat, memerankan kepala polisi yang keras di luar namun penuh kepedulian. 

Akting Winona Ryder 

Empat sekawan 

Aktor muda seperti Finn Wolfhard, Gaten Matarazzo, dan Caleb McLaughlin yang menjalin circle pertemanan, juga terlihat menonjol dengan akting mereka yang alami serta mampu membawa nuansa persahabatan yang hangat ke dalam cerita.

Aku sedikit kaget waktu liat Demogorgon, sosok monster dalam film ini, mirip dengan alien yang ada di film A Quite Place (2018), yang sekuelnya terus diproduksi hingga 2024. Sempat terpikir apakah kedua film itu ada hubungannya? Padahal tak ada. 


Stranger Things Season 1 diberi rating usia 15+. Episodenya banyak menampilkan dunia gelap, juga ada adegan dewasa dan kekerasan. So, meski mengisahkan remaja sebaiknya pendampingan orang dewasa perlu ada saat anak usia tanggung menonton film ini.

Sejak penayangan perdananya, Stranger Things banyak dapat penghargaan bergengsi, di antaranya Screen Actors Guild Award untuk "Ensemble Terbaik dalam Drama Seri" (2017); MTV Movie & TV Awards untuk "Pertunjukan Terbaik Tahun Ini" (2017); People's Choice Awards untuk "Drama TV Favorit" (2018).


Kesimpulan

Stranger Things bukan hanya sekadar serial tentang makhluk dari dunia lain, tetapi juga cerita tentang persahabatan, pengorbanan, dan kekuatan keluarga. 

Buat yang cari film dengan plot yang menegangkan dan karakter yang berkesan, serial Stranger Things dengan rating IMDb 8,7/10 ini boleh jadi pilihan tontonan.

*Pict: imdb.com, Stranger Things Wiki

Jumat, 28 Februari 2025

Pengalaman Cek Kesehatan Gratis, Kado Ultah Ibu

28 Februari 2025.

Hari ini ibuku ulang tahun ke 85. Barakallaahu fii umrik... Alhamdulillah, semoga sehat wal afiat terus ya Ibu, Eyang tersayang. 

Biasanya, saat Ibu ultah kami sekeluarga anak cucu Ibu, kumpul makan-makan dan berdoa bersama, bisa di rumah atau di rumah makan. Kebersamaan simpel seperti itu saja jadi kebahagiaan tersendiri bagi Ibu. 

Tapi ada yang berbeda pada milad Ibu tahun ini. Yup Ibu dapat kado ulang tahun dari Pemerintah, berupa cek kesehatan gratis tis.. Sebenernya, cek kesehatan bukan hal yang baru buat Ibuku. Ibu adalah orang yang aware dengan kesehatannya sendiri, dan selalu cek darah mandiri di laboratorium minimal setahun 2 kali. 

"Cek lab enggak usah nunggu sakit", ujar ibu mengajarkan kami. Menurut ibu, deteksi dini penyakit jauh lebih baik dari pada pengobatan setelah menderita penyakit. 

Qadarullah tgl 28 Februari ini jatuhnya hari Jumat. Rencana mau Cek Kesehatan Gratis (CKG) hari Sabtu tidak jadi karena Sabtu itu hari pertama puasa Ramadhan. 

Aku yang mengantar Ibu CKG awalnya merasa H2C (harap-harap cemas), karena lokasi yang ditunjuk untuk pemeriksaan cek kesehatan itu hanya Puskesmas. Tidak ada pilihan CKG di Klinik seperti Fasilitas Kesehatan pertama BPJS. 

Puskesmas? Mmm.. Kapan ya terakhir ke Puskesmas? Lewat doang sih sering, sambil melihat antrenya orang-orang yang berobat di sana. Tapi, karena ibu yang semangat '45 untuk CKG di hari lahirnya, aku bela-belain cuti kantor deh tuk nganter ke Puskesmas.
 

Cara Daftar Cek Kesehatan Gratis

Untuk yang belum tau, CKG adalah program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dan mengurangi beban penyakit yang bisa dicegah (sumber: kemenkes.go.id). 

CKG menjadi kado ultah dari negara kepada masyarakat Indonesia dan sudah dimulai sejak 10 Februari 2025 yang lalu. Jadi, setiap warga negara yang berulang tahun, berhak memiliki tiket cek kesehatan gratis pada tanggal ulang tahunnya, dengan masa berlaku hingga 30 hari setelah ultah.

Masyarakat yang bisa mendapatkan CKG ini mulai dari bayi/balita, remaja, dewasa, hingga lansia. Untuk anak/remaja usia sekolah (7-17 tahun), kabarnya CKG akan dilaksanakan di sekolah-sekolah pada Juli 2025.

Berikut cara Ibu memperoleh CKG di Puskesmas:
  1. Unduh aplikasi Satu Sehat Mobile di ponsel, isi profil. Fyi, aplikasi ini merupakan pengganti aplikasi PeduliLindungi yang sudah almarhum. Jika kita pernah pakai PeduliLindungi saat zaman Covid-19 dulu, record vaksinasi dan sertifikatnya masih dapat ditemukan di Satu Sehat Mobile.
  2. Setelah mengisi profil, cari fitur Pemeriksaan Kesehatan Gratis. 
  3. Klik tiket pemeriksaan untuk mendaftar 
  4. Pilih lokasi Puskesmas dan tanggal kedatangan (maksimal H+30 setelah tanggal ultah) 
  5. Datang ke Puskesmas pada hari yang telah di-booking di tiket.
Gampang banget kan?
Oya di aplikasi Satu Sehat Mobile, kita juga dapat mendaftarkan anak atau keluarga untuk CKG. Jadi aplikasinya cukup dari 1 ponsel untuk mendaftarkan beberapa orang.

Aplikasi Satu Sehat Mobile & Fitur untuk Daftar CkG

Alternatif pendaftaran CKG lainnya adalah melalui chatbot WhatsApp di nomor 081110500567. Atau, untuk yang tidak memiliki ponsel, bisa juga langsung daftar ke Puskesmas di hari ultahnya. 

Pendaftaran ke Puskesmas tak harus sesuai domisili lho. Bisa pilih Puskesmas beda kecamatan atau bahkan Puskesmas beda kota dengan yang tercantum di KTP, jika kita sedang berada di luar kota.

Ibuku pilih Puskesmas terdekat dan sesuai dengan area KTP, yaitu Puskesmas Bogor Timur.


Akhirnya ke Puskesmas

Saat tiba jadwal CKG Ibu di Puskesmas, itu sebenarnya adalah momen langka, karena sudah berpuluh tahun kami tidak menginjakkan kaki di faskes primer itu hehe...

Datang pukul 7.20 karena khawatir antre, saat itu pengunjung Puskesmas sudah banyak yang datang (sekitar 10-12 orang) dan tampak mengerumuni seseorang yang sedang membagikan nomor antrean. Sementara pintu masuk Puskesmas belum dibuka.

Pintu masuk Puskesmas

"Lansia, balita, ibu hamil, laboratorium, gigi, yang sudah daftar online...", seru orang yang mengangkat tangannya membagi-bagikan tiket nomor. Ternyata pembagian nomor antrean dipisah sesuai kategorinya, dibedakan dengan huruf di depannya. A001, C002, F003, dst. Mirip sih dengan di rumah sakit swasta yang membedakan kode nomor antrean pasien reguler, pasien asuransi, pasien BPJS, dll. Tapi kok metodenya berkerumun rebutan gitu? 

Ada kursi tunggu di halaman Puskesmas, so aku minta Ibu duduk di situ sambil menunggu aku ambil nomor antrean.

"Cek Kesehatan Gratis pak, ambil di sini juga nomornya?" tanyaku agak berteriak di tengah kerumunan.

"Itu nanti langsung aja kalau udah ada petugasnya," jawab si Bapak yang membuatku langsung mundur dari kerumunan. Aku pun duduk di sebelah ibu, menunggu pintu masuk Puskesmas terbuka.

Jam 8 kurang 10 pintu dibuka, di dalam ruangan masih tampak sedang dibersihkan. Ada mesin tiket nomor yang letaknya di dekat pintu masuk, dan ada petugas yang berdiri di sebelahnya.

Aku perhatikan beberapa orang yang baru datang (tapi mungkin udah biasa berobat di situ), menghampiri petugas itu di dalam, meminta nomor. Owh hmm.. ternyata kerumunan tadi hanya untuk membagikan nomor buat yang datang pagi banget sebelum pintu dibuka.  

Penasaran, aku masuk menghampiri si petugas tiket. Saat bilang cek kesehatan gratis, petugas itu tanya apakah sudah daftar di aplikasi. Karena sudah daftar, aku langsung diberikan tiket nomor: G002, yang berarti antrean kedua untuk CKG. Ada skrining mandiri di aplikasi Satu Sehat dan petugas itu mengarahkan aku untuk mengisinya. 

Aku baru tau kalau lansia menjadi prioritas pertama di Puskesmas. "Lansia silahkan masuk, lanjut nomor A1 sampai A10 masuk", sahut petugas mempersilakan pasien masuk saat pukul 8 lebih sedikit. Kami pun masuk.

Kesan Puskesmas zaman dahulu berubah setelah kami melangkah masuk. Ruangannya ber-AC, bersih dan rapi tertata. Ada papan petunjuk di sisi atas menandai bagian/poli di Puskesmas ini. 

Dari pintu masuk terlihat meja pendaftaran dan tangga ke lantai 2. Kursi tunggu pasien berbaris rapi di kanan kirinya. Kursi khusus prioritas ada di barisan paling depan kursi tunggu itu. Mantap deh, Puskesmas ini kini nyaman, serta ramah lansia, ibu hamil dan penyandang disabilitas. 

Ruang tunggu Puskesmas, ada kursi prioritas

Tahapan Cek Kesehatan Gratis

Nomor antrean dipanggil dengan mesin dan tampak di layar TV. Baru duduk sebentar, nomor Ibu dipanggil ke meja pendaftaran dan diminta menyerahkan KTP. Petugas juga memberi form lembaran yang harus diisi. "Setelah diisi nanti ke sini lagi ya, tuker dengan KTP-nya", ujar petugas. 

Aku bantu Ibu isi form, yang isinya kurang lebih sama dengan data diri dan pertanyaan skrining di aplikasi. Setelah selesai, kami diminta menunggu nama Ibu dipanggil meja periksa. Letaknya di depan meja pendaftaran. 

Meja periksa di depan ruang dokter khusus lansia

Nama Ibu dipanggil tak berapa lama, lalu di meja itu Ibu dicek tensi, BB/TB, dan lingkar perut, Selanjutnya menunggu dipanggil dokter di ruangannya yang ternyata khusus pasien lansia. Lima menit kemudian nama Ibu dipanggil lagi, kali ini oleh dokter, untuk masuk ruang periksa. 

"Selamat ulang tahuun... ", sapa Bu Dokter dengan ramah saat kami masuk ruangan. Ibu tertawa kecil lalu mengucapkan terima kasih. Dan, cek kesehatan pun dimulai. 

Beberapa tes kesehatan yang dilakukan di ruang dokter umum untuk lansia adalah sebagai berikut:
1. kesehatan jiwa : ditanya-tanya soal perasaan, kecemasan atau kegelisahan
2. motorik kasar : diminta untuk duduk bangun dari kursi serta mengangkat satu kaki bergantian
3. daya ingat : diberikan 3 kata, lalu diminta menyebutkan kembali kata-kata tersebut selang beberapa waktu
4. motorik halus : diminta untuk menggambar
5. pendengaran: dites apakah mendengar bisikan
6. cek mata : pemeriksaan langsung dengan senter
7. pertanyaan mengenai riwayat penyakit pribadi dan keluarga (hepatitis, diabetes, kanker, jantung, kolesterol, TBC), serta penyakit yang baru diderita 3 bulan terakhir
8. pertanyaan mengenai lifestyle (merokok, olahraga, pola makan). 

Sekitar 20-30 menit Ibu dicek di ruang dokter umum ini. Setelah tes-tes tersebut dilakukan dan datanya diinput langsung via komputer, dokter membuat 3 surat pengantar, yaitu untuk:
1. cek darah
2. cek gigi, dan 
3. tes EKG (elektro kardiografi) 
Dokter mengarahkan, setelah keluar hasilnya, Ibu diminta balik lagi untuk konsultasi. 

Cek darah dilakukan di laboratorium yang  letaknya di belakang Puskesmas. Ada ruang tunggu tersendiri untuk masuk lab, menunggu namanya giliran dipanggil. Pemeriksaan darah yang dilakukan meliputi gula puasa, kolesterol, HDL dan LDL. Waktu menunjukkan pukul 9.35 dan hasil lab bisa diambil pukul 11.30.

Ruang tunggu lab, difoto dari dalam

Dari laboratorium ibu menuju ruang tindakan untuk dites EKG. Posisi ruangannya di tengah-tengah, di sebelah apotek. Namun, petugas di ruang tindakan mengarahkan Ibu untuk ke ruangan lain, yang berada di belakang atas, dekat dengan laboratorium tadi. Tidak ada orang dalam ruangan itu, dan kami diminta menunggu. 

Agak lama kami menunggu karena infonya petugasnya sedang memeriksa calon  haji. Sekitar setengah jam kemudian, datang petugas yang akan melakukan EKG. Tesnya sendiri tidak sampai 10 menit selesai,  dengan oleh-oleh kertas grafik rekam jantung. 

Ruang periksa EKG

Setelah EKG, kami lanjut ke Poli Gigi. Ibu langsung dipersilakan masuk, duduk di kursi tunggu (hanya ada 2 kursi), meskipun sedang ada perawatan pasien di sana. Ada 2 bed khusus untuk tindakan/ perawatan gigi di poli ini. Setelah salah satu pasien selesai, Ibu diminta tiduran di bed untuk diperiksa. 

Pemeriksaan gigi di sini ternyata hanya untuk melihat/observasi kondisi gigi dan gusi. Perawat gigi menuliskan hasil pemeriksaannya di kertas surat pengantar. Selesai, dalam 5 menit ;-). Saking cepetnya, ibu sampai harus diinfo 2 kali kalau pemeriksaan giginya sudah selesai. "Sudah selesai di sini ya bu, ayo Ibu bangun", kata mbak Perawat melihat Ibu yang masih tiduran aja. 

Poli gigi

Waktu itu sekitar pukul 10.30 dan kami harus menunggu hasil cek lab sejam lagi. Akhirnya kami keluar Puskesmas untuk cari makanan/jajanan. Untunglah di sekitar Puskesmas Bogor Timur banyak penjual makanan (gerobak, warung dan rumah makan) karena dekat dengan sekolah SMA. Bahkan ada es krim durian viral lho di sebrang Puskesmas ini. 

Singkat cerita, setelah ambil hasil lab, Ibu kembali ke ruang periksa dokter dengan membawa semua hasil pemeriksaan di Poli lainnya itu. Dokter membacakan hasilnya, lalu merekomendasikan Ibu untuk pemeriksaan lebih lanjut ke Spesialis Mata dan Spesialis Penyakit Dalam. Hanya rekomendasi ya. Bukan memberi rujukan, karena CKG bukan pemeriksaan BPJS.  Jika ingin diberi rujukan dan pengobatan lanjutan gratis, Ibu harus daftar lagi dengan kepesertaan BPJS. 

Selesai, jam 12 kurang, pas sebelum Jum'atan. Total 4 jam lebih kami berada di Puskesmas untuk CKG. 

Kesimpulan 

Disclaimer: kesimpulan cerita ini berlaku sesuai pengalaman CKG di Puskesmas Bogor Timur. Di lokasi lain kemungkinan ada perbedaan.

Nah, kesimpulan dan kesan dari kado CKG di hari ultah Ibu ini bisa disimak berikut.
  • Ternyata Puskesmas sekarang cukup nyaman dengan sistem pelayanan tak kalah dengan rumah sakit besar, khususnya untuk Lansia. 
  • Sepertinya peminat CKG juga sedikit, atau yang ultah di bulan Januari-Februari gak banyak kah?? Jadi tak perlu khawatir antre panjang, karena nomor anteannya pun dipisah. 
  • Program CKG ini sebetulnya sangat bermanfaat dan cukup lengkap khususnya untuk lansia. Namun untuk beberapa hal test-nya terasa kurang akurat karena hanya tes melalui tanya jawab seperti riwayat hepatitis, kanker dan TBC. 
  • Cek Kesehatan Gratis bukan ditujukan untuk pengobatan, namun bila terdeteksi ada penyakit, Puskesmas akan memberikan obat standar gratis. Sedangkan jika perlu penanganan dokter spesialis dan minta rujukan, maka kita perlu daftar ulang dengan BPJS. 

So, berminat ikut CKG? Ini hak kita lho sebagai WNI. Info dari web Kemenkes, nilai CKG setara Rp 1,6 juta sampai Rp 2 juta! 

Btw, ada sedikit tips nih untuk yang mau CKG, hasil pengalamanku mengantar ibu:
  1. Pastikan sudah daftar di Aplikasi Satu Sehat sebelum datang. 
  2. Gunakan baju nyaman yang longgar agar mudah saat dicek darah dan EKG. 
  3. Datang pagi agar dapat nomor awal dan tidak terjebak dalam crowded-nya orang yang berobat. 
  4. Jangan lupa bawa masker. 
  5. Puasa makan sejak malam karena akan dites darah, salah satunya: gula puasa
  6. Bawa bekal makan/snack dan air mineral agar tidak kelaparan/kehausan sambil menunggu giliran
  7. Sediakan waktu seharian dan kesabaran, karena tidak dapat dipastikan selesainya kapan/berapa jam.
*** 

Minggu, 05 Januari 2025

Saputangan, di Manakah Kau Berada?

Kalau ada yang pernah pakai saputangan semasa hidupnya, berarti kemungkinan kita satu generasi.

Ini tulisan random sih, gegara beres-beres lemari lalu menemukan beberapa lembar kain kecil teronggok di pojokan. FYI, sesuai KBBI, kata "saputangan" ditulis menyambung, bukan terpisah ya. Ah, generasi sekarang apakah ada ya, yang kenal dengan selembar kain kotak serbaguna itu? Anakku yang Gen-Z aja taunya "lap", atau "handuk kecil" (karena berbahan handuk). 

Aku pribadi pernah jadi pengguna saputangan, tepatnya semasa sekolah dasar. Dulu ibu selalu menyiapkan saputangan untuk dibawa ke sekolah. Sesuai fungsinya, bekal saputangan itu dimaksudkan untuk mengelap mulut atau keringat. Pada masanya, saputangan juga berguna kalau sedang flu, untuk menutup mulut/hidung saat batuk atau bersin, atau untuk membuang ingus. Penggunaan saputangan ini long lasting alias bisa dipakai dan dicuci berkali-kali.

fungsi_saputangan
Saputangan untuk menyeka hidung

Warna, motif dan bahan saputangan saat itu macam-macam. Untuk anak-anak dibuat saputangan warna warni cerah atau bergambar berbagai macam karakter kartun. Aku ingat dulu pernah punya saputangan bergambar Tweety si burung kuning dan satu lagi bergambar Winny the Pooh. Lucu-lucu banget lho untuk dikoleksi. Saputangan untuk orang dewasa umumnya punya motif lebih kalem seperti garis, kotak-kotak, atau bunga-bunga di tepi kainnya.

Aku juga ingat ada beberapa jenis saputangan eksklusif berharga mahal. Ini biasanya karena diproduksi oleh brand ternama seperti LV, YSL, Pierre Cardin, Polo dan sebagainya. Ada lagi saputangan mahal produksi lokal karena berhias bordiran indah yang limited edition, atau berbahan sutra dengan hiasan eksklusif. Keren deh kalau punya saputangan mahal kayak gitu. 

Sayangnya, kain serbaguna itu kini hilang kepopulerannya. Pernah lihat orang pegang saputangan? Pasti saat ini jadi pemandangan yang langka. Iseng browsing di sebuah marketplace, masih banyak sih yang jual saputangan berbagai jenis. Berarti masih ada pembeli atau pemakai dong ya... Hmm. 

Aku memang tak pernah beli saputangan baru, tapi di rumah ada stok saputangan yang jarang dipakai. Beberapa yang lebih sering dipakai berbahan handuk, digunakan untuk lap keringat setelah olahraga, atau untuk mengompres saat anak demam. Sedangkan yang berbahan tipis, jarang sekali dipakai sendiri dan lebih sering dipinjam ibu saat beliau bepergian.

Mengapa disebut Saputangan

Tiba-tiba aja terllintas di kepala, kenapa sih disebut saputangan? Dari berbagai referensi, ada dua versi mengapa kain itu disebut saputangan.

Pertama, saputangan berasal dari kata sapu dan tangan. Seperti kita ketahui, sapu merupakan alat kebersihan. Begitu pula dengan saputangan yang menjadi alat kebersihan untuk membersihkan bagian tubuh, terutama tangan. Jadilah istilah saputangan.

Kedua, kata saputangan berasal dari kata saput dan tangan. Kata "saput" ada di KBBI artinya lapisan, penutup atau selaput. Dalam konteks ini, saputangan berarti penutup tangan atau lap tangan. Jadi kata saputangan merujuk pada kain yang digunakan untuk menutupi tangan. 

Di sisi lain, kata saputangan dalam bahasa Inggris yaitu handkerchief, berasal dari kata kerchief yang merupakan gabungan 2 kata bahasa Perancis: couvrir (artinya menutupi), dan chef (artinya kepala). Jadi kerchief adalah kain yang dipakai untuk menutupi kepala. Lalu, untuk membedakan saputangan yang kemudian banyak dibawa di saku, ditambahkan kata "hand". Sehingga maknanya handkerchief ini adalah kain penutup untuk menyeka tangan atau hidung.

handkerchiefs
Aneka warna saputangan

Fakta tentang Saputangan

Ada beberapa fakta menarik seputar saputangan yang berhasil aku kumpulkan. Cekidot yuk.
  • Saputangan sudah digunakan pada abad ke 85-87 SM sebagai penyeka keringat, namun terbuat dari jalinan rumput. Ini disebut-sebut dalam karya penyair Romawi kuno, Catulus. Abad ke-1 SM, baru muncul saputangan dari bahan kain yang digunakan oleh masyarakat kelas atas. 
  • King Richard II dari Inggris (1367-1400) disebut sebagai orang pertama yang menggunakan saputangan untuk membersihkan hidungnya.
  • Di Italia pada abad ke-14, muncul pertama kali saputangan dari rami yang dipotong bentuk bujursangkar kecil dan diberi renda-renda. Ini digunakan sebagai alat untuk bertutur sapa dengan cara melambaikan saputangannya.
  • Raja Henri II dari Perancis turut memberi andil penyebaran saputangan yang mahal dan eksklusif, dengan hiasan bordir yang mewah.
  • Saputangan sebagai tanda cinta diduga terinspirasi dari drama Otthelo yang digubah oleh  William Shakespeare pada 1603. 
  • Di Jerman pada abad ke-19, saputangan menjadi hadiah yang umum dari pria yang jatuh hati kepada wanita, atau sebaliknya. 
  • Mulai abad ke-19 pula saputangan menjadi asesoris tak terpisahkan dari gaya berbusana, seperti untuk diselipkan di kantong jas, atau pelengkap busana wanita.
saputangan_saku
Saputangan asesoris jas

  • Dilihat dari bahannya, saputangan  dapat menjadi simbol "kelas" penggunanya. Ini karena saputangan dapat terbuat dari berbagai bahan mulai dari yang mahal seperti sutra, wol, hingga yang murah seperti katun atau bahan handuk.
  • Cara melipat saputangan saku sempat menjadi trend fashion tersendiri yang dibuat oleh berbagai perancang busana.
melipat_saputangan
Contoh lipatan saputangan

  • Di Indonesia, saputangan juga terekam dalam berbagai karya seni. Misalnya, dalam novel karya Nur Iskandar (1944) yang berjudul Cinta Tanah Air, lagu karya Ismail Marzuki (1949) berjudul Saputangan dari Bandung Selatan, serta film besutan Fred Young (1949) berjudul Saputangan.
  • Memberi atau memperoleh hadiah saputangan sering dianggap tabu karena dimitoskan menjadi pertanda akan terjadi kesedihan atau perpisahan. 
  • Tahun 2023, film komedi horor Hanky Panky menceritakan Woody, nama sebuah saputangan berbicara, yang menjadi pahlawan dalam cerita tersebut.
Kesimpulannya apa? Ternyata oh ternyata, saputangan zaman dulu tergolong barang mewah yaa. Wah klo zaman itu udah ada perpajakan, bisa kena PPN 12% dong... Wkwkwk!

Eniwei, ada rasa sedih juga sih keberadaan sang saputangan sekarang tergeser oleh lembaran-lembaran tisu yang disebut lebih praktis. Pasalnya, jika dirunut lebih jauh, bahan kertas -termasuk tisu- itu kontra dengan pelestarian hutan, karena berasal dari kayu yang diperoleh dengan penebangan pepohonan di hutan. 

#tulisanperdana2025

*Sumber : Wikipedia, historia.id
  Pict. : Canva

Jumat, 27 September 2024

Pengalaman Sewa Apartemen, Alternatif Staycation di Surabaya

Akhirnya ya, Cemil menginjakkan kaki juga di Jawa Timur, setelah lama berandai-andai ingin napak tilas ke Banyuwangi. Tujuan utamanya sih nganter si sulung Zia yang kuliah di Surabaya, dan enggak sempat napak tilas juga. Tapi at least saya bisa ngicipin atmosfer Kota Pahlawan di Timur Jawa itu. Kayaknya bakal sering diulang deh, dengan alasan jenguk anak hehe..

Akhir Juli yang lalu saya mengantar Zia yang jadi mahasiswa baru di Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Perjalanan ke sana sudah dirancang jauh-jauh hari, dengan memperhitungkan budget sehemat mungkin. Akhirnya diputuskan pulang pergi naik kereta. Untuk penginapannya, meskipun ada beberapa saudara di Surabaya, tapi saya memilih mendekati kampus Zia di Unesa Lidah Wetan, Surabaya Barat. Setelah melalui serangkaian riset (taelah..), pilihan saya menginap di apartemen. 

Ini pengalaman pertama saya menginap di apartemen. Biasanya ya langsung aja cari hotel dekat lokasi. Sebenernya bukan staycation ya seperti judul di atas. Lebih tepatnya ini apartemen buat tempat nginep/tidur aja. Tapi, setelah merasakannya, ternyata bisa juga kok jadi rekomendasi staycation.

Perdana, Booking Apartemen via Travelio

Dengan berbagai pertimbangan, saya pilih Apartemen Tanglin Supermall Mansion. Jaraknya kurang lebih 2 km dari Unesa. Pesannya via aplikasi Travelio.

Saat saya riset (browsing-googling) cari-cari opsi penginapan, eh! ternyata nemu aplikasi khusus sewa menyewa apartemen yang bisa sewa harian. Sebenernya udah pernah tau aplikasi Travelio ini, tapi dikira hanya untuk jual beli dan sewa apartemen tahunan aja. Setelah cek berbagai ulasannya, okelah diputuskan coba booking via aplikasi Travelio. 

Cari unit apartemen via aplikasi ini tak sulit. Setelah daftar dengan menggunakan email dan nomor ponsel, tinggal searching lokasi/daerah yang dituju. Jangan lupa masukkan tanggal periode menginap dan klik sewa harian. 

Langsung muncul tuh deretan pilihan unit-unit apartemen, lengkap dengan harga, gambar, lokasi, fasilitas, dan ulasannya. Ada diskon ekstra juga kalau periode menginap 4 hari atau lebih.

Ada sedikit pengalaman baru nih booking via Travelio. Ternyata, selain bayar harga sewa unit/kamar, penyewa juga diwajibkan membayar uang deposit sebesar Rp300.000. Uang ini tidak perlu dibayar bersamaan dengan bayar sewa, tapi wajib dibayar sebelum check-in. Deposit nantinya dikembalikan full setelah checkout, jika tidak ada barang-barang di kamar yang rusak atau hilang.
Aplikasi Travelio. Bisa juga buka di browser

Selain soal deposit, yang baru lagi buat saya adalah alur booking. Setelah booking unit dan bayar kamar, akan ada room boy yang menghubungi via WhatsApp ponsel terdaftar. Room boy ini akan mengingatkan dan memandu langkah-langkah selanjutnya sampai mendampingi penyewa untuk check-in dan checkout di lokasi. Setelah itu, maksimal H-1 jadwal menginap, penyewa diharuskan menginput rencana waktu check-in dan checkout melalui aplikasi, mengunggah KTP, memasukkan nomor rekening untuk pengembalian deposit, dan mentransfer deposit. 

Lalu 2 jam atau paling lambat 30 menit sebelum waktu check-in yang telah ditentukan, kita sebagai penyewa, diminta untuk menghubungi room boy-nya, semacam bilang "OTW ya.." via WA. Kalaupun kita lupa kontak, nanti room boy-nya yang bakal hubungi kita untuk kepastian jam kedatangan. 

Dengan kontak-kontakan ini, penyewa yang datang akan disambut room boy sejak turun dari mobil, dibantu dibawakan koper/barang-barangnya, diambilkan kunci akses kamar, diantar ke kamar dan dijelaskan fasilitas serta peraturan apartemen. 

Saat ke sana waktu itu,room boy yang menangani pemesanan apartemen saya namanya Andri. Mas Andri ini masih muda, ramah, sat set dan helpful. Saya late check-in sampai jam 7 malam pun ditunggu dan diladeni dengan sabar. Tidak ada adminstrasi lain yang harus dilakukan di lobi saat datang, jika semua prosedur check-in telah dilakukan.

Kalau saatnya checkout, penyewa diminta mengembalikan access card dengan menaruhnya di ruang mailbox, yang berisi laci-laci bernomor kamar, memoto bukti pengembalian tersebut, dan mengirimkan foto itu ke WA room boy. Cuss tinggal pulang, deposit saya waktu itu kembali masuk rekening H+2 hari kerja setelah checkout
Mailbox

Review Unit Apartemen Tanglin

Saya pilih Tanglin Supermall Mansion, karena terhubung langsung dengan Pakuwon Mall, mall besar yang isinya komplit mulai dari Department Store, Supermarket, toko sepatu, toko perkakas, toko obat, bioskop, optik, salon, resto, dll sampai foodcourt. Jadi, tinggal turun lift bisa langsung ngemol cuci mata... 

Akses mall

Ada beberapa apartemen yang terhubung dengan salah satu mall terbesar di Surabaya ini. Ada Tanglin, Anderson, Benson, Orchard. Lobi depan apartemen untuk Tanglin dan Orchad jadi satu, cuma pintu masuk liftnya aja yang beda.
Lobby Apartemen : ke kiri Tanglin, ke kanan Orchad

Di Travelio saya memilih unit Modern and Homey Studio (no kitchen). Unit ini berada di lantai 5 Apartemen Tanglin Supermall Mansion. Bedanya dengan unit with kitchen, yang no kitchen tidak tersedia kompor untuk memasak. Yaaa karena gak niat masak-masak, tuk apa juga bayar kompor hehehe...

Ukuran kamar studio ini 22 m², dengan queen bed standar yang cukup untuk berdua. Kamarnya dilengkapi dengan AC, lemari baju, kursi & meja rias, meja kursi kecil, TV.
Queen bed

Room

Meski tanpa kompor, fasilitas "kitchen" di unit ini cukup lengkap lho. Ada kitchen set kecil yang menyatu dengan wastafel lengkap dengan sabun dan spons untuk cuci piring, ada kulkas, rice cooker, ketel listrik, microwave. Dalam lemari dapurnya tersedia piring, mangkuk, gelas, cangkir, sendok, garpu, yang memang disediakan untuk 2 orang, lalu ada pisau, gunting, serbet.
Room

Kitchen sink, microwave, kulkas

Selain itu, untuk kebersihan kamar juga tersedia sapu, pel, serok, tempat sampah dan plastik sampah.

Seperti di hotel, kamar mandinya dengan shower air panas, disediakan handuk 2 buah beserta sabun, shampoo dan sikat + pasta gigi.
Bathroom

Saat pertama kali masuk unit, disediakan 2 buah air mineral ukuran 600 ml. Tapi cuma sekali itu aja. Hari selanjutnya kudu bawa bekel sendiri yaa.. 

Secara keseluruhan unit yang saya tempati di lantai 5 itu cukup nyaman, AC dingin, bersih,  komplit dan berfungsi dengan baik semua kelengkapannya. Tapi jujurly, dengan kamar ukuran 22 m² rasanya sih gang senggol ya, berhubung banyak perabot furniturnya. Mau gelar sajadah untuk solat, agak bingung cari space-nya. Maju kena mundur kena haha... 

Liat pemandangan dari balkon lantai 5 cukup menarik juga, apalagi kalau lantainya lebih tinggi. Oya di balkon juga bisa jemur baju karena disediakan gantungan dan penjepit jemuran. 
Pemandangan pagi dari balkon

Pemandangan malam dari balkon

Saya booking 3 malam di apartemen ini lebih banyak di luar kamar sih. Jadwal padat merayaaap... Jadinya ya memang masuk kamar tuk istirahat dan bobo cantik aja. Lingkungan di lantai 5 cenderung sepi. Mungkin orang-orang lebih banyak sewa di lantai yang lebih tinggi. 
Lorong lantai 5

Karena apartemen tak ada fasilitas sarapan seperti hotel, jadi kudu prepare sendiri buat sarapannya. Waktu itu saya beli (tepatnya ditraktir) bekal malam tuk sarapan besok paginya. Jadi pagi pagi tinggal masukin ke microwave sebelum disantap. Hari berikutnya juga begitu, jajan malam untuk bekel besok pagi. 

Untuk makan siang dan malamnya sih lebih banyak di luar apartemen. Pernah sekali makan di food court mall, dan pernah juga order GrabFood (diambil di lobi bawah). 

Dengan perlengkapan kitchen yang cukup lengkap, walaupun tanpa kompor, bisa juga sebenarnya buat semacam Popmie, atau beli lauknya aja dan masak nasi di kamar (jangan lupa sedia beras). 

Fasilitas lainnya di apartemen ini adalah fitness center/gym di lantai dasar dan kolam renang. Kolam renangnya cukup luas dan ada arena tuk bermain anak. Sayangnya selama saya di sana tak sempat pakai kedua fasilitas tersebut. 

Lalu ada laundry yang letaknya dekat fitness center. Jadi, kalau nginep cukup lama dan males nyuci, adanya binatu ini membantu banget. 

Pool

Gym

Laundry

Yang agak me-ribet-kan menurut saya adalah tidak adanya fasilitas parkir mobil/motor untuk penyewa apartemen harian. Parkir gratis hanya diberikan untuk penyewa bulanan/tahunan. Jadi kalau sewa apartemen harian dan bawa kendaraan, siap-siap parkir di area mall dan berbayar. Untungnya saya gak bawa mobil. Keluar masuk apartemen saya pakai taksi online atau dijemput kerabat. 

Untuk biaya menginap di apartemen ini terjangkau banget sih, Rp295.000/malam + cleaning fee Rp110.000 (dibersihkan setelah checkout). Ada tambahan diskon 5% = Rp70.000 karena saya book 4 hari. Oya di aplikasi juga disediakan opsi penambahan akses wifi seharga Rp25.000/hari/2 GB dan jasa kebersihan perhari dengan tambahan biaya. Saya tak berminat ambil keduanya. So, total biaya sewa 4 hari 3 malam include PPN di apartemen ini Rp925.000 atau kurang dari sejuta.

Kesimpulan

Setelah perdana merasakan menginap di apartemen, kesimpulannya saya enggak kapok staycation di apartemen di Surabaya. 

Tapiiii... dengan 2 catatan. Pertama, menginap untuk jangka waktu yang lebih panjang supaya bisa eksplor fasilitas apartemen. Kedua, menginapnya di unit yang lebih luas dari 22 m².

Namun, jika ada budget lebih, saya prefer staycation di hotel sih. 

Pros 
- Harga sewa terjangkau
- Fasilitas kamar maupun apartemen lengkap
- Pintu akses menuju mall
- Unit nyaman dan bersih
- Room boy yang helpful

Cons
- Tidak ada fasilitas parkir untuk sewa harian
- Luas kamar 22 m² kurang memadai
- Tidak ada sarapan
- Room service harian berbayar
- Adanya kebijakan deposit

Ada yang punya pengalaman staycation di apartemen? Berbagi di komen yuuk... 


*)Pict: Travelio & dokpri

Rabu, 11 September 2024

Memahami Cara Kerja Dedicated Hosting serta Berbagai Fungsinya


Bagi seorang web developer - termasuk bloger, istilah domain dan hosting pastinya sudah khatam. Sebagai tahap awal membangun sebuah website menggunakan hosting murah, ada beberapa hal penting yang perlu dipersiapkan, mulai dari memilih nama domain yang sesuai, hingga menentukan hosting yang optimal untuk mendukung kinerja situs. Nah mengenai hosting ini, salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan adalah dedicated hosting.

Kita perlu paham lebih detil mengenai dedicated hosting, termasuk definisi, fungsi, dan cara kerjanya. Dengan begitu, kita dapat menentukan apakah jenis hosting ini sesuai dengan kebutuhan website yang akan dibangun. Mengenal lebih jauh tentang dedicated hosting akan membantu kita membuat keputusan yang tepat dalam memilih hosting yang mampu memberikan performa maksimal bagi website.

Tak bisa dianggap remeh. Website dengan tampilan dan kecepatan yang tidak maksimal atau yang tidak muncul di mesin pencari, atau yang rawan peretas, dapat berakibat tidak menjangkau sasaran serta ditinggalkan oleh pengunjung potensial. 

Jadi, bagaimana cara kerja dedicated hosting dan apa saja fungsi-fungsinya? Sebelum masuk ke pembahasan tersebut, yuk kenali lebih dalam mengenai apa itu dedicated hosting.

Mengenal Apa Itu Dedicated Hosting

Dedicated hosting adalah layanan hosting di mana satu server cloud sepenuhnya dialokasikan untuk satu akun hosting saja, tanpa dibagi dengan pengguna lain. Berbeda dengan shared hosting, dedicated hosting memungkinkan penggunaan seluruh sumber daya server secara eksklusif. 

Khawatir lemot karena peningkatan traffic atau beban kerja yang dapat mempengaruhi kinerja website? Tidak perlu. Dengan sumber daya yang tersedia jauh lebih besar dan didedikasikan eksklusif hanya untuk kebutuhan sebuah website, dedicated hosting akan memberikan kebebasan untuk mengoptimalkan server sesuai dengan kebutuhan spesifik website. 

Hal ini memungkinkan pengaturan server yang lebih fleksibel dan disesuaikan, sehingga performa website dapat ditingkatkan secara maksimal. Dedicated hosting sangat cocok bagi website dengan kebutuhan tinggi akan sumber daya dan kinerja, memberikan keandalan dan stabilitas yang lebih baik dibandingkan dengan layanan hosting lainnya.

Cara Kerja Dedicated Hosting

Dedicated hosting beroperasi dengan menjalankan sistem operasi yang dipilih berdasarkan kebutuhan. Saat pengguna mengakses sebuah website melalui browser menggunakan protokol HTTP, permintaan tersebut dikirimkan langsung ke server hosting. 

Setelah itu, server mengirimkan file yang diminta melalui internet, yang kemudian diterjemahkan oleh browser menjadi tampilan yang dapat terlihat, seperti gambar atau teks. Dengan dedicated hosting, kita mendapatkan server yang sepenuhnya kosong, yang memungkinkan untuk menambahkan software dan elemen lain yang diperlukan.

Fungsi Dedicated Hosting

Ada berbagai fungsi dari dedicated hosting yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pembuatan website bisnis maupun personal. Beberapa fungsi tersebut di antaranya sebagai berikut:

1. Kontrol Penuh terhadap Server

Dedicated hosting memberikan kontrol penuh atas server kepada penggunanya. Berbeda dengan shared hosting, di mana server dibagi dengan pengguna lain, dedicated server sepenuhnya milik pribadi pengguna. Namun, pengaturan dan pengelolaan server ini umumnya kompleks, sehingga banyak perusahaan memilih untuk menyewa ahli untuk menangani pengelolaan server.

2.  Alamat IP Unik untuk Website

Dalam shared hosting, alamat IP dibagi antara beberapa website, yang dapat berdampak negatif jika salah satu website melakukan pelanggaran. Dedicated hosting, di sisi lain, menyediakan alamat IP eksklusif untuk satu website, sehingga meningkatkan keamanan dan menghindari masalah yang terkait dengan IP bersama.

3. Keamanan Tinggi

Dedicated hosting sering dipilih oleh perusahaan karena tingkat keamanannya yang tinggi. Dengan dedicated hosting, server akan selalu diperbarui untuk melawan ancaman cyber, memberikan perlindungan ekstra untuk data penting.


4. Mengurangi Downtime

Downtime merupakan periode ketika server atau website tidak dapat diakses, sering disebabkan oleh kekurangan bandwidth. Dedicated hosting menawarkan bandwidth yang lebih besar, sehingga mengurangi risiko downtime dan memastikan akses yang lebih cepat.

5. Optimasi Peringkat Pencarian

Kecepatan akses website adalah faktor penting dalam peringkat mesin pencari seperti Google. Dedicated hosting, dengan bandwidth yang lebih besar dan server yang khusus untuk satu website, memungkinkan sebuah website dapat diakses lebih cepat, serta meningkatkan kemungkinan peringkat tinggi di hasil pencarian.

Kesimpulan

Memahami cara kerja dan fungsi dedicated hosting sangat penting sebelum memutuskan layanan hosting untuk sebuah website. Dedicated hosting menawarkan berbagai keuntungan, termasuk kontrol penuh atas server, alamat IP unik, dan tingkat keamanan yang tinggi. Dengan dedicated hosting, kita juga mendapatkan bandwidth yang lebih besar, mengurangi risiko downtime, serta meningkatkan kecepatan akses yang mendukung peringkat pencarian di mesin telusur.

Bagi perusahaan maupun personal yang sedang mencari solusi pengembangan yang lebih komprehensif, penggunaan Jasa Pembuatan Website dapat dipertimbangkan, guna memastikan situs web dirancang dengan baik dan berfungsi optimal.

Untuk memastikan mendapatkan layanan hosting yang optimal, pertimbangkan menggunakan dedicated hosting dengan layanan terpercaya seperti dari DomaiNesia. Dukungan dan keandalan DomaiNesia, dapat memaksimalkan performa website serta memenuhi berbagai kebutuhan hosting secara efisien.

Rabu, 14 Februari 2024

Android Yummy Rasa Camilan

#Update artikel ah! 
Android yummy rasa camilan, judul artikelnya aneh ya? Maksudnya mau bahas android apa makanan camilan tuh? Hehehe. Tebak-tebak buah manggis, android memang manis... dia berhubungan erat dengan makanan camilan, atau makanan pencuci mulut (dessert).

Cemil bukan ahli IT ataupun komentator sistem komunikasi, tapi Cemil berusaha update dengan perkembangan teknologi dan karena kebetulan memang suka aja ngikutin berita perkembangan teknologi yang makin mempermudah urusan manusia ini.

Jadi, tulisan ini bukan membahas makanan ya, tapi tentang versi sistem operasi robot hijau Android yang pembaruannya diberi nama-nama unik.


Tahukah kamu, bahwa versi android itu berurut abjad dan diberi nama camilan? Jadi penisirin, kalau udah sampai abjad Z pakai apa lagi yak? 

Sebutan nama camilan untuk sistem operasi Android


Sistem operasi Android dikembangkan berkelanjutan oleh Google dan OHA (Open Handset Alliance). Berikut versi lengkap android dan nama-nama sebutannya yang "manis", yang dimulai dari abjad C:
  • Android 1.0 - 1.4 :tidak bernama
  • Android 1.5 : Cupcake (kue mangkuk)
  • Android 1.6 : Doughnut (donat)
  • Android 2.0 - 2.1 : Eclair (kue soes)
  • Android 2.2 : Froyo/Frozen Yoghurt (yoghurt beku)
  • Android 2.3 - 2.4 : Gingerbread (biskuit jahe)
  • Android 3.0 - 3.2 : Honeycomb (sarang lebah / madu)
  • Android 4.0 : ICS = Ice Cream Sandwich (roti es krim)
  • Android 4.1 : Jellybean (permen jelly)
  • Android 4.4 : Kitkat (coklat wafer)
  • Android 5.X : Lollipop (permen lolipop)
  • Android 6.X : Marshmallow (permen kenyal)
  • Android 7.X : Nougat (permen kacang)
  • Android 8.X : Oreo (merek biskuit)
  • Android 9.X : Pie (kue pai)
  • Android 10.X :Q
  • Android 11.X :Red Velvet Cake (jenis cake warna merah)
  • Android 12.X :Snow Cone (es kerucut salju)
  • Android 13.X :Tiramisu (pencuci mulut rasa kopi)
  • Android 14.X :Upside-down Cake (kue terbalik yang populer di AS, Brazil & Portugal)
  • Dst.
Nyam nyam... Yummy semua kan, camilan sistem operasi itu? Khusus untuk android Q, disebut Q aja. Kenapa ya, apa karena gak ada ide? Hehe.. Padahal ada tuh makanan Perancis Quiche, eh tapi dia asin sih. 

Ponsel android terbaru sekarang umumnya tersemat Android 14. Tapi udah ada kabar bahwa android 15 yang diberi nama V untuk Vanilla Ice Cream akan dirilis Google sekitar Maret 2024. Eaa sebentar lagi tuh. 

Dulu, di Google Campus, ada Android Statue Garden yang setiap dirilis versi baru android, maskotnya diabadikan dalam bentuk patung pajangan. Jadilah halaman Google Campus penuh patung robot hijau bersama camilannya. Lucu deh.. dan kreatif! Sayangnya, setelah ditutup selama wabah Covid, tahun 2022 yang lalu kabarnya taman yang terletak di Mountain View California ini kosong, tak ada lagi patung-patungnya. 

Android_garden
Android Statue Garden
Pict : alamy.com

Seinget Cemil, dulu mulai pertama kali pakai ponsel android itu yang versi Gingerbread, dan yang terkhir sekarang dipake itu beli ponsel versi Pie yang sekarang telah update jadi Tiramisu. Rasanya belum setahunan, sudah ada 3 versi dikeluarkan oleh Divisi Android yang merupakan bagian dari Google Inc. ini.

Untuk apa Android diperbarui sistem operasinya terus menerus? Tentu untuk menjadi makin canggih ya... Seperti sistem operasi lainnya: ios, windows, linux, dll., update terbaru selalu dirilis, sehingga sistem menjadi lebih cepat, lebih aman, lebih hemat daya, tampilan lebih baik, serta menghilangkan bugs atau errors pada versi-versi sebelumnya. Pembaruan sistem juga mengakomodir perkembangan zaman dan kebutuhan konsumen yang berubah-ubah. Kalau ibarat makanan, pembaruan dibuat supaya tidak makan camilan itu itu saja, alias harus ada variasi agar tak bosan.

Nah, untuk ngicip "yummy"-nya sistem operasi Android terbaru, kita tidak selalu harus beli ponsel baru loh ya.. karena kebanyakan merek ponsel menyediakan pembaruan otomatis sistem operasi android pada handset-nya. Tinggal cek pembaruan sistem di menu pengaturan (setting) dan ikuti langkahnya, maka ponsel dapat di-update sistem android terbaru.

So, camilan apa yang ada di ponsel androidmu? Sudahkah diperbarui? Ada yang bisa menebak, sistem operasi android selanjutnya yang berinisial W-X-Y kira-kira nanti camilan manis apa ya?

Kamis, 09 November 2023

Merk Clodi yang Bagus, Bagaimana Cara Memilihnya?

Clodi (cloth diaper) atau popok kain saat ini menjadi pilihan populer di kalangan orang tua modern yang ingin mengurangi dampak lingkungan dan memberikan kenyamanan ekstra pada si kecil. Popok ini ramah lingkungan karena reusable dan tidak menambah produksi sampah kertas maupun plastik. Namun, dengan begitu banyak clodi yang beredar di pasaran, bagaimana cara memilih merk clodi yang bagus?

Tips Memilih Merk Clodi yang Bagus

Berikut adalah panduan bagi orang tua dalam memilih merk clodi yang bagus untuk si kecil. 

1. Kenali Kebutuhan
Sebelum memilih merk clodi, pertimbangkan kebutuhan spesifik. Apakah clodi yang dicari untuk bayi baru lahir, atau apakah mau mencari fitur khusus seperti daya serap tinggi atau desain yang stylish? Menentukan kebutuhan adalah langkah awal yang penting.

2. Bahan Berkualitas Tinggi
Pastikan clodi yang dipilih terbuat dari bahan ramah lingkungan dan aman untuk kulit bayi. Bahan seperti bambu organik atau katun organik umumnya dianggap lebih baik karena lebih lembut dan bebas bahan kimia berbahaya.


3. Sistem Penguncian yang Efektif
Merk clodi yang bagus harus dilengkapi dengan sistem penguncian yang efektif untuk mencegah kebocoran. Pastikan bahwa clodi memiliki kualitas pengait atau kancing yang kuat dan tahan lama.

4. Ukuran yang Sesuai
Pilih clodi yang sesuai dengan ukuran si kecil. Beberapa merk menyediakan ukuran yang dapat disesuaikan, sementara yang lain menawarkan ukuran yang spesifik. Pastikan clodi tidak terlalu besar atau terlalu kecil untuk menghindari ketidaknyamanan.

5. Daya Serap yang Baik
Clodi yang baik harus memiliki daya serap yang memadai. Perhatikan lapisan dalam clodi dan pastikan dapat menyerap cairan dengan baik. Ini penting untuk mencegah kebocoran dan menjaga bayi tetap kering. Beberapa merk clodi menawarkan fitur waterproof

6. Ulasan dan Reputasi Merk
Riset sebelum membeli juga penting. Cari ulasan konsumen dan reputasi merk sebelum memutuskan untuk membeli clodi khususnya di toko online. Pengalaman orang tua lain lain dapat memberikan wawasan berharga tentang kualitas dan keandalan clodi.

7. Harga yang Sesuai
Tentukan anggaran dan cari clodi yang menawarkan keseimbangan antara kualitas dan harga. Harga yang tinggi tidak selalu menjamin kualitas yang baik, dan sebaliknya.

8. Kemudahan Perawatan
Perhatikan petunjuk perawatan clodi. Pilih clodi yang mudah dicuci dan dirawat. Bahan yang tahan lama dan tidak mudah rusak akan membuat clodi tetap awet dalam penggunaan sehari-hari.

Nah dengan mempertimbangkan faktor-faktor di atas, orang tua dapat memilih merk clodi yang sesuai dengan kebutuhan, serta tetap mendukung pelestarian lingkungan.


Rekomendasi Merk Clodi

Hellosehat.com merekomendasikan beberapa merk clodi yang bagus yang dapat menjadi alternatif untuk para orang tua dalam membeli. Tergantung fitur dan bahannya, berbagai merk clodi ini dijual dari rentang harga belasan ribu hingga ratusan ribu rupiah. 

Berikut rekomendasi merk clodi untuk si kecil. Produk ini dapat dibeli di baby shop maupun toko online dan marketplace.

  • Satu Keluarga Cloth Diaper (Rp 13.999 - Rp 17.000) 
  • Lakoe Indonesia Popok Kain Bayi (Rp 21.500 - Rp 56.750) 
  • Leleoncare 6 Layer Popok (Rp 60.000 - Rp 69.000) 
  • Fluffy Baby Wear Modern (Rp 93.120 - Rp 95.999) 
  • Little Palmerhaus Wear Diapers (Rp 105.000 - Rp 109.000) 

Punya pengalaman atau rekomendasi lain? Tulis di kolom komentar ya. 

*Postingan ini diikutsertakan dalam eco literasi aksi melestarikan bumi, Challenge Eco 3Dop Ibuku Content Creator
**Sumber gambar: Canva